Posted by : Hafian Kyun Kamis, 24 November 2016

Sumber Gambar : http://www.9hdw.com/

Cerita ini bermula ketika Sekolah Menengah Atas Kazayama penerimaan siswa baru di sekolahnya. Ryuu seorang anak laki-laki yang berusia 17 tahun mendapatkan kelas yang baru yaitu 11-G. Semua murid menganggap Ryuu sebagai siswa yang berprestasi,unggul dalam mata pelajaran apapun. Tapi ketika itu Ryuu merasa dirinya ada yang aneh dengan kelas tersebut. Ryuu selalu dating pagi-pagi karena rumahnya yang tak jauh dari sekolahnya. Saat itu kebetulan tidak ada seorang pun ada di kelas hanya ryuu dan tas yang menemaninya setiap pergi sekolah. Ruangan yang sepi membuat Ryuu merasakan sebuah ketegangan luar biasa. Lalu Ryuu menatap jendela yang tak jauh dari tempat duduknya,alangkah terkejutnya ia setelah melihat seorang murid perempuan yang belum pernah ia temui di sebelah ruang guru sambil berdiri memandanginya. Rambutnya yang panjang dan poninya yang menutupi matanya sehingga Ryuu tidak bisa mengenali wanita tersebut. Lalu tiba-tiba wanita tersebut mengarahkan telunjuknya ke sesuatu,lalu Ryuu menengoknya tidak ada suatu pun disana selain sebuah almari yang telah lama dan kusam. Lalu Ryuu berbalik dan wanita tersebut menghilang dari pandangannya.temannya dating dan menanyainya ”ryuu… kau melihat apa…” dengan wajah terkejut ia lalu diam tak bisa berbicara sepatah kata pun.
            Pelajaran sejarah pun dimulai ia masih kebingungan apa yang telah ia lihat tadi,”apakah hanya halusinasiku saja ya…” gumamnya
“ryuu ada apa apakah kamu sakit?” Tanya guru sejarah.
“tidak pak…” ucap ryuu sambil terkejut
“kalau memang ada masalah konsultasi ke bapak,pasti bapak bantu…” ucapnya sambil menepuk bahunya Ryuu
Guru sejarah Pak Jo memang dia tau persis tentang keadaan sekolah ini menurutnya sekolah ini dulunya pernah ada salah satu siswi nya yang dibunuh karena dihamili oleh pacarnya,dan isunya pacarnya jatuh strees karena di hantui oleh Hantu Siswi tersebut. Rumor yang beredar banyak siswa siswi yang pernah melihat seorang wanita yang berlarian disamping kamar mandi dan mereka tak pernah menemukan siapapun disana.
 Setelah kebingungan Ryuu dia coba berpikir tentang hal tersebut “tadi wanita itu menunjuk pada almari ini sebenarnya ada apa di lemari ini,tak seorang pun yang menggunakan lemari ini dan aku tak tahu apa isi lemari ini.” Pikirnya
            Di kantin yang biasanya banyak sekali siswa siswi yang berdatangan tetapi anehnya hari ini tak ada seorang pun yang datang ke kantin ini. Anehnya lagi Ryuu melihat wanita yang tadi pagi muncul di sebelah ruang guru,ia mencoba mendekatinya tetapi wanita tersebut malah mengelak “tunggu….” Sambil memegang tangan wanita tersebut. Alangkah terkejutnya ia melihat kornea mata wanita itu berwarna ungu,”itulah sebabnya aku selalu menghindar dan menutupi wajahku dengan poniku…” balas wanita tersebut seakan tahu apa yang dipikirkan Ryuu. “Ada apa sebenarnya,apa yang kau tunjuk tadi pagi terhadapku?” ia bertanya
“Berhati-hatilah kelihatannya dia menyukaimu…” balasnya dengan nada datar
“Menyukaimu? Siapa ? Siapa?”
“Coba kau tanyakan kepada Jo-Sense tentang sejarah sekolah ini khususnya kelasmu 11-G itu..” sambil berjalan menjauh dari Ryuu
“TUNGGU…!
siapa namamu,namaku Ryuu..”
“Namaku Violet,senang berkenalan denganmu…”
Sejenak Ryuu merasa tak bisa berpikir apapun, sambil mematung lalu Violet meninggalkannya begitu saja.
            Keesokkannya istirahat ia mencoba untuk menemui Jo-Sense yang biasanya selain mengajar Sejarah ia juga menjadi penjaga perpustakaan sekolah. Tiba disana ia terheran dengan gambar yang dibuat Jo-Sense seorang Wanita berumur sekitar 15 Tahun yang menggendong sebuah boneka. “Ano… Jo-Sense… Maaf Mengganggu. Apakah aku boleh bertanya” Ucap ryuu sambil terheran
“uh.. Tidak apa-apa silahkan mau bertanya apa?”
“kudengar Jo-Sense sangat mengenal Sekolah kami…”
“ ya Begitulah… Memangnya ada apa?”
“apakah kau tahu tentang sejarah sekolah ini..?”
Sambil tersenyum Jo-Sense agak terkejut mendengar pertanyaan Ryuu
“Hahaa…
apakah kamu sudah mengetahuinya,di kelasmu 11-g itu telah terjadi hal yang membuat sekolah ini tercemar tetapi kami menutupinya ironi sekali…”
“me—mangnya ada apa…?”
“tiga tahun yang lalu,siswi yang bernama Chizuzu dibunuh oleh pacarnya yang sekelas dengannya dan kelas itu adalah kelasmu,dia dimutilasi kepala dan badannya dimasukkan kedalam lemari yang sekarang kami kunci sehingga tidak ada seoarngpun yang dapat membukanya,jadi jangan coba-coba membuka almari tersebut kalau kau tak mau membuat masalah lebih besar lagi.”
Wajah Ryuu mulai tegang dan rasa ketakutan pun merajalelanya,”jadi… yang dimaksudkan Violet itu adalah ini..” gumamnya “terimakasih sense aku menjadi mengerti,tetapi apakah anda tahu siswi bernama Violet kelasnya dimana?”
“Violet? Kau tahu rumor belakangan ini jika kau menatap matanya selama 10 detik kau akan bisa melihat hantu disektiarmu,tetap berhati-hatilah dia ada di kelas 10-B”
“Terimakasih sense,aku akan menemuinya…”
dengan acuhnya dia tak menghiraukan perkataan Jo-Sense lalu meninggalkannya
“kelihatannya dia tak menghiraukanku… Chizuru” gumamnya
 Lalu setelah ia tiba di kelasnya,ternyata violet tidak ada di kelasnya dia menanyakan kepada teman sekelas violet Kemana dia pergi. Lalu ryuu menemukannya di toilet perempuan anehnya dia sedang berbincang-bincang dengan tembok, “apakah dia waras?”  pikirnya. Setelah itu ia mendekatinya sambil memdang pundaknya “kamu sedang ngapain disini,bicara sama siapa?” ujarnya
“itu bukan urusanmu”
“tolong hargai kalau berbicara dengan orang lain seharusnya kamu itu melihatku”
“jangan,kau akan bisa melihat hantu…”
“hahaa,jangan mengigau mana mungkin hantu itu ada.”
“jangan menganggap remeh,sebenarnya manusia dilahirkan tidak sendirian. Disetiap manusia lahir pasti mempunyai hantu yang sama persis dengan dia,jika sang manusia itu mati si hantu tidak akan mati. Mereka mengetahui sejarah hidup orang yang selalu ada dengannya,mudah saja aku mengetahui banyak hal tentangmu karena aku bisa melihat hantu…”
“HENTIKAN OMONG KOSONGMU,coba buktikan mana hantu yang kau sebutkan itu !”
lalu Violet memalikkan pandangannya dan mulai menatap Ryuu selama 10 detik. Ryuu hanya bisa terpaku melihat wajah violet yang sebenarnya manis sekali jika ia dilihat dari depan,lalu tak lama setelah itu Ryuu pingsan. “Ahhh… Aku dimana ini,oh UKS” sambil menatap sekitarnya,alangkah kagetnya ia melihat begitu banyak mahluk aneh tapi wajahnya yang seperti manusia berlarian kesana kemari lalu ia menghilang. Suasananya begitu aneh tak seperti biasanya,saat ia mencoba meraih mahluk tersebut mahluk itu pudar seperti asap. Tetapi anehnya ketika ia coba untuk berkomunikasi mahluk tersebut mengerti apa yang diakatakan Ryuu terhadapnya. Lalu dengan perasaan bingung ia berlari menuju lorong sekolah dia tak menyadari bahwa hari mulai gelap dan gerbang sekolah mulai tutup. “SIALAN…. Dimana Violet itu?” jawabnya dengan perasaan marah.Ia mencoba untuk pergi kekelasnya alangkah terkejutnya ia melihat mahluk besar berkepala kambing,badannya yang kurang lebih 3 meter,bergigi tajam, dan berbulu tiba-tiba muncul sambil berteriak “GROAAAAHH…..!!”
“ini hanya ilusiku saja aku akan melawannya” jawabnya. Kemudian dia coba untuk memukulnya tapi alangkah terkejutnya ia tak bisa menghilang seperti mahluk-mahluk yang lainnya. “SIALAN… Argggghh…” mahluk tersebut menyerang Ryuu tiba-tiba mahluk tersebut terbelah menjadi dua “Criiing….” Dilihatnya seorang wanita berbaju putih sambil membawa sebuah pedang panjang,tapi ia tak mengenali wanita tersebut ia kemudian menghilang dari pandangannya. “kemana dia?” tanya Ryuu. “Gimana nih,aku harus keluar dari sekolah ini.” Sambil berlarian ia melihat kesana kemari seiring waktu banyak mahluk-mahluk mengelilinginya “Ahhh.. apa lagi ini…” seekor mahluk pun muncul kini berbeda dari sebelumnya,seekor lipan besar berbadan seperti manusia menyerangnya. “apa yang harus kulakukan,jika aku melawannya aku pasti terluka.” Tak ada jalan lain selain menghindar dan berlari,tanpa ia sadari dia terjungkal karena ekor lipan tersebut “Bruuuk….argggghh” sekali lagi seorang wanita datang tepat di depannya sambil membawa pedang bertulisan 119 digagang pedangnya,kini ia bergaya seperti “X Strike”  atau yang biasanya di gameku disebut gerakan silang dalam membelah lawan. “Cruaaattt…” lalu mahluk itu pun menghilang,”siapa kamu?” betapa kagetnya Ryuu ia menatap wajah wanita tersebut dengan matanya yang berwarna ungu “apakah itu Violet?” lalu ia menghilang lagi.”Sialan,kemana hilangnya dia. Kemana sih gerbangnya ini apakah aku hanya berputar-putar mengelilingi sekolahan saja?” lalu ia sadar bahwa semua ini sudah terbalik gerbang yang dulunya ada di depan kantor Guru sekarang sudah berpindah tapi kemana? Lalu ia melihat sekitar lalu berfikir,”jika gerbangnya ada di depan kantor Guru berarti kalau kebalikannya pasti ada di----“ “KELASKU…” kemudian ia berlari menuju kelasnya sebuah lorong gelap dilaluinya sampai di tengah jalan ia melihat sebuah boneka yang pernah ia lihat sebelumnya tergeletak di tanah “apakah itu boneka yang ada di Jo –Sense Kemarin?” lalu ia mengambilnya tiba-tiba boneka itu hidup lalu berbicara “Kau manusia tak pernah merasakan apa yang kami rasakan…” seketika itu ia melemparkan boneka itu kembali. Tanpa ia duga tiba-tiba boneka itu menyerangnya menikam punggungnya “arrrggghh…” darah pun muncrat tak terkendali lalu ia terjatuh dengan matanya yang masih samar-samar ia melihat boneka itu terus mendekatinya tetapi ia tak bisa berbuat apa-apa karena badannya sudah lemas terkulai seperti bantal yang tak bernyawa. Akhirnya ia pingsan.
            Setelah ia tersadar ia kembali ke UKS,jadi begini systemnya jika aku meninggal maka aku akan respawn disini.Tanpa pikir panjang ia pun berlari aku melewati semua monster yang tadi menghadangnya,ia terus berlari hingga ia terpaku dengan seorang wanita yang tadi dia temui pakainnya putih rambutnya ungu,matanya--. UNGU, Mungkinkah itu Violet,coba dia dekati semakin mendekat ia dekati dia lalu ia menangkapnya lalu memeluknya tapi pelukannnya membuat ia tergeliat kesakitan seperti sedang sesak nafas,sambil terucap sesuatu sebuah kata “ryuu bolehkah aku meminta sesuatu kepadamu? Tolong bawakanlah aku air lalu seikat bunga untukku jika kau mau lihatlah disamping belakang halaman sekolah ini kau pasti akan tahu,maukah kamu..” Ryuu lalu menganggukkan kepalanya lalu seketika langit menjadi ungu,mata Ryuu berubah warna menjadi ungu lalu dunia itu meledak hingga, Berakhirlah dunia yang menyeramkan itu lalu Ryuu kembali tersadarkan lewat mimpinya. Lalu ia kembali kehidupan normalnya,lalu ia tercengang bahwa ada sebuah kuburan di belakang halaman sekolahnya,sebuah nama tertulis “Chizuru Bakane”. Sejak itu ia menuruti permintaannya akan membawakannya sebuah bunga dan air,dan sejak itu pula Violet yang katanya akan pindah sekolah ke Tokyo.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ranah Coretan - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -